Rabu, 06 Mei 2026

Bid Propam Polda Kalsel Gelar Razia Gaktibplin Bagi Anggota Polri


Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap anggota Polri guna memastikan kepatuhan terhadap aturan kedinasan, Rabu (6/5/2026).

Operasi yang dipimpin langsung oleh Kasubbid Provos Bid Propam Polda Kalsel, AKBP Zaenal Arifien, S.H., M.Ag., ini menyasar para personel yang beraktivitas di luar markas komando (Mako).

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangan Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol Hery Purnomo, S.I.K. melalui Kasubbid Provos AKBP Zaenal Arifien menyampaikan sasaran utama dari kegiatan ini meliputi Izin Keluar Mako, Kelengkapan Kendaraan, dan Pengawasan WFH.

Izin keluar mako untuk memastikan setiap anggota yang keluar dari area kantor memiliki izin resmi dari pimpinan. Sedangkan Kelengkapan Kendaraan dilakukan Pemeriksaan terhadap Ranmor (Kendaraan Bermotor) dinas, mulai dari surat-surat kendaraan hingga kelengkapan fisik standar.

Sementara Pengawasan WFH, dilakukan dengan Memantau personel yang sedang dalam jadwal Work From Home (WFH) agar tetap berada di rumah dan melaksanakan tugasnya, serta menindak tegas anggota yang kedapatan keluyuran tanpa kepentingan dinas.

AKBP Zaenal Arifien menyampaikan apresiasinya terhadap kedisiplinan anggota. "Hasilnya alhamdulillah tidak ada temuan (pelanggaran). Kami cek semuanya, perlengkapan surat-surat lengkap. Kami hanya memberikan arahan agar dalam pelaksanaan dinas tetap berhati-hati dan selalu patuh pada aturan yang berlaku," ujarnya.

Kegiatan ini menegaskan komitmen Polda Kalsel dalam menjaga marwah institusi melalui pengawasan internal yang ketat. Seluruh anggota diimbau untuk selalu membawa identitas diri dan surat kendaraan, serta menjaga etika saat berada di ruang publik.

Dengan adanya razia rutin ini, diharapkan profesionalisme anggota Polri di wilayah Kalimantan Selatan tetap terjaga dan dapat memberikan contoh yang baik bagi masyarakat dalam hal ketaatan hukum.

Selasa, 05 Mei 2026

Polsek Jorong Laksanakan Anjangsana Peringati Hari Lahir Pimpinan Ponpes Nurul Hijrah


Tanah Laut – Dalam rangka mempererat silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat, Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, S.H., M.H., bersama Wakapolsek Jorong dan anggota melaksanakan kegiatan kunjungan anjangsana memperingati hari lahir Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hijrah, KH. Muhammad Mukri Yunus, Selasa (5/5).

Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman KH. Muhammad Mukri Yunus yang berlokasi di Desa Alur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Kehadiran jajaran Polsek Jorong disambut hangat oleh pimpinan pondok pesantren beserta keluarga dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut,  Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana ini merupakan bentuk kepedulian serta upaya menjalin hubungan yang harmonis antara Polri dengan tokoh agama, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, sinergitas antara Polri dan para tokoh agama semakin kuat, sehingga bersama-sama dapat menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejuk di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta meningkatkan komunikasi antara aparat kepolisian dengan elemen masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Diharapkan hubungan baik yang telah terjalin ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang.

Pelatihan Fungsi Teknis Sat Samapta TA 2026, Tingkatkan Profesionalisme Personel Polres Tanah Laut



Tanah Laut – Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel di lapangan, Polres Tanah Laut melalui Satuan Samapta melaksanakan kegiatan Pelatihan Fungsi Teknis Sat Samapta Tahun Anggaran 2026, Selasa (5/5).

Kegiatan pelatihan dilaksanakan di dua lokasi, yakni Ruang Rapat Sat Intelkam Polres Tanah Laut sebagai tempat pemberian materi, serta Lapangan Apel Polres Tanah Laut untuk praktik lapangan.

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber internal yang berkompeten di bidangnya, di antaranya Kasat Samapta AKP Haryadi, KBO Sat Samapta Iptu Totok Sudarto, Kanit Dalmas Aipda Tri Cahyo Hari Panilih, S.H., P.S Kanit Pam Obvit Aiptu Riduansyah, serta P.S Kanit Turjawali Aipda Suwarno.

Adapun materi yang diberikan meliputi fungsi Dalmas (Pengendalian Massa), teknik patroli, serta pengamanan objek vital dan objek tertentu. Materi tersebut disampaikan secara teori di dalam ruangan, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan guna meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan personel.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi dalam penyampaiannya menekankan pentingnya penguasaan fungsi teknis bagi seluruh anggota Samapta sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia juga mengingatkan agar seluruh personel dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh personel Sat Samapta semakin profesional, responsif, dan mampu menghadapi berbagai situasi di lapangan secara tepat dan terukur,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Diharapkan melalui pelatihan ini, kemampuan teknis personel semakin meningkat sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Bhabinkamtibmas Monitoring Lahan Jagung 3 Hektare di Takisung, Potensi Panen Capai 22 Ton

Tanah Laut – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polsek Takisung melalui kegiatan monitoring pertanian. Bhabinkamtibmas Desa Gunung Makmur, Brigpol Muryanto, melaksanakan pengecekan langsung tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Poktan Gadi Makmur yang berlokasi di RT 13 Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (06/05).

Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung tumbuh optimal serta memberikan pendampingan kepada para petani. Diketahui, lahan seluas 3 hektare tersebut saat ini ditanami jagung dengan usia tanaman mencapai 68 hari.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang baik dan diperkirakan memiliki potensi hasil panen mencapai sekitar 22 ton. Hal ini menjadi indikator positif dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Kapolsek Takisung dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian.

“Kami terus mendorong personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk aktif melakukan pendampingan kepada petani. Harapannya, hasil panen dapat maksimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar Kapolsek Takisung.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Polri dan kelompok tani akan terus diperkuat guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta mendukung program pemerintah di bidang pertanian.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat serta terbangun hubungan yang harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat, khususnya para petani di wilayah Kecamatan Takisung.

#swasembadapangankalsel #ketahananpangankalsel #poldakalsel #polrestanahlaut

Bhabinkamtibmas Gunung Mas Monitoring Lahan Jagung 4 Hektare, Perkuat Kepercayaan Masyarakat

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan menjaga kedekatan dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Desa Gunung Mas Polsek Batu Ampar Polres Tanah Laut, AIPTU Agus Ramadhani, melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung milik Sdr. Ngadiman di Desa Gunung Mas, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (06/05).

Monitoring dilakukan pada lahan seluas kurang lebih 4 hektare dengan usia tanaman jagung mencapai 60 hari. Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung terlihat tumbuh dengan baik dan memasuki fase perkembangan yang cukup optimal menjelang masa panen.

Kapolsek Batu Ampar menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan serta upaya mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Kami terus mendorong peran aktif Bhabinkamtibmas untuk hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam sektor pertanian. Harapannya, melalui pendampingan ini para petani dapat lebih optimal dalam mengelola lahannya sehingga hasil panen meningkat dan kesejahteraan masyarakat ikut terangkat,” ujar Kapolsek.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan.

Dengan adanya kegiatan monitoring secara rutin, diharapkan dapat terus terbangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Batu Ampar Polres Tanah Laut, sekaligus mempererat sinergi antara aparat kepolisian dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, produktif, dan sejahtera.

#swasembadapangankalsel #ketahananpangankalsel #poldakalsel #polrestanahlaut

Polsek Jorong Monitoring Lahan Jagung Warga di Sungai Baru, Perkuat Kepercayaan Masyarakat

Tanah Laut – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat, personel Polsek Jorong Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan monitoring lahan jagung milik Sdr. Sahabudin yang berlokasi di Jalan PLTU Simpang 4, Desa Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (06/05).

Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal. Diketahui, lahan seluas kurang lebih 1 hektar tersebut saat ini ditanami jagung dengan usia tanaman sekitar 1 minggu. Pada tahap awal ini, kondisi tanaman terpantau tumbuh dengan baik dan memerlukan perawatan intensif agar hasil panen nantinya maksimal.

Personel Polsek Jorong juga berdialog langsung dengan pemilik lahan, memberikan motivasi serta imbauan terkait perawatan tanaman, termasuk pentingnya pengendalian hama dan pemupukan yang tepat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus hadir di tengah masyarakat sebagai pengayom dan pelindung. Melalui kehadiran aktif di lapangan, diharapkan dapat terbangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Jorong Polres Tanah Laut.

Dengan sinergi yang terus terjalin antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Jorong dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan warga.

#swasembadapangankalsel #ketahananpangankalsel #poldakalsel #polrestanahlaut

Bhabinkamtibmas Kayu Abang Monitoring Lahan Jagung Poktan Sejahtera Bersama, Tanaman Tumbuh Subur dan Minim Serangan Hama

Tanah Laut - Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan oleh jajaran Polri melalui kegiatan monitoring langsung ke lahan pertanian masyarakat. Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kayu Abang yang melaksanakan pengecekan tanaman jagung milik Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera Bersama di Desa Kayu Abang RT.03, Kecamatan Tambang Ulang. Selasa (05/05).

Lahan jagung binaan Polri tersebut memiliki luas sekitar 20 hektare dengan usia tanaman bervariasi, yakni 60 hari dan 40 hari. Dari hasil monitoring di lapangan, kondisi tanaman terlihat tumbuh dengan baik, sehat, serta sebagian telah mulai berbuah.

Selain itu, kondisi serangan hama pada periode tanam kali ini juga dinilai lebih rendah dibandingkan musim sebelumnya, sehingga memberikan optimisme terhadap hasil panen yang akan datang. Diperkirakan dalam waktu sekitar 50 hingga 60 hari ke depan, tanaman jagung tersebut sudah siap untuk dipanen.

Kapolsek setempat dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung para petani.

“Kami terus mendorong dan mendampingi kelompok tani binaan agar dapat mengelola lahannya secara optimal. Dengan kondisi tanaman yang baik dan minim serangan hama seperti saat ini, kami berharap hasil panen nantinya dapat maksimal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolsek.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani, menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas pangan dan perekonomian di wilayah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan keberhasilan Poktan Sejahtera Bersama dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya dalam mengembangkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.


#swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Polsek Bati bati Pantau Ketahanan Pangan, Lahan Jagung di Tanah Laut Siap Panen dalam Hitungan Minggu

Tanah Laut - Di tengah upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, aparat kepolisian di wilayah Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, menunjukkan peran aktifnya dengan turun langsung ke sektor pertanian masyarakat. Selasa (05/05).

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afian, melakukan monitoring terhadap lahan jagung milik warga binaan Polri, Sdr. Yohanes Suhartono, yang berlokasi di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati. Lahan seluas kurang lebih 3 hektare tersebut kini memasuki usia tanam 85 hari dan diproyeksikan akan segera dipanen dalam beberapa minggu ke depan.

Dalam kunjungannya, AKP Muhammad Afian meninjau langsung kondisi tanaman yang terlihat tumbuh subur dan merata, mencerminkan keberhasilan pengelolaan pertanian berbasis kemitraan antara masyarakat dan aparat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami hadir untuk memastikan para petani mendapatkan pendampingan serta rasa aman dalam mengelola lahannya,” ujar Kapolsek.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi di tingkat lokal, khususnya melalui sektor pertanian yang menjadi tulang punggung kehidupan warga pedesaan.

Dengan kondisi tanaman yang optimal, lahan jagung tersebut diperkirakan mampu menghasilkan panen yang baik, sekaligus menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara institusi negara dan masyarakat dalam menghadapi tantangan pangan global.

Langkah ini mencerminkan pendekatan humanis Polri yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan di daerah.

#swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Senin, 04 Mei 2026

Polres Tanah Laut Amankan Pelepasan 360 Jemaah Haji Kloter 9 di Masjid Al Manar Pelaihari


Tanah Laut –Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pengamanan pelepasan Jemaah Haji Kabupaten Tanah Laut Kloter 9 yang berlangsung di Masjid Al Manar, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (5/5).

Kegiatan pelepasan tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Tanah Laut, H. Muhammad Zazuli, S.H., dengan jumlah jemaah yang diberangkatkan sebanyak 360 orang. Prosesi berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh agama, serta keluarga jemaah yang turut mengantar keberangkatan ke Tanah Suci.

Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan, Polres Tanah Laut menerjunkan personel untuk melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup di sekitar lokasi. Selain itu, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jemaah dan masyarakat yang hadir.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk dalam momen penting seperti pelepasan jemaah haji.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam memberikan pengamanan terbaik pada kegiatan pelepasan Jemaah Haji Kabupaten Tanah Laut.

“Kami dari Polres Tanah Laut telah menyiapkan personel untuk melaksanakan pengamanan secara maksimal, baik di lokasi kegiatan maupun pada jalur yang dilalui, guna memastikan seluruh rangkaian pelepasan jemaah haji berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah haji.

“Kami turut mendoakan agar seluruh jemaah haji Kabupaten Tanah Laut senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” tutup Kapolres.

Kapolres Tanah Laut Hadiri Tala Education Expo 2026, Dorong Kolaborasi Pendidikan Berkeadilan.

Tanah Laut – Semangat kolaborasi dalam memajukan dunia pendidikan mewarnai pelaksanaan Tala Education Expo 2026 yang digelar di kawasan RTH Kijang Mas, Pelaihari. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, dengan mengusung tema “Bersama dalam Kolaborasi Semesta, Tanah Laut sukseskan SPMB berkeadilan demi pendidikan bermutu untuk semua.”

Acara tersebut dihadiri oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., yang hadir didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy. Turut hadir pula Bupati Tanah Laut H. Rahmat beserta istri, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan expo ini menjadi wadah strategis bagi berbagai lembaga pendidikan untuk menampilkan inovasi, program unggulan, serta memperluas akses informasi pendidikan kepada masyarakat. Antusiasme pengunjung terlihat tinggi, mencerminkan besarnya perhatian masyarakat terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan dukungannya terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

“Melalui momentum Tala Education Expo 2026 ini, kami dari Polres Tanah Laut sangat mendukung upaya pemerintah daerah dalam menciptakan sistem pendidikan yang merata dan berkualitas. Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Kapolres.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tenaga pendidik, serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang dunia pendidikan.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan akses pendidikan yang adil dan berkualitas bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Tanah Laut, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa.

Minggu, 03 Mei 2026

Wakapolres Tanah Laut Hadiri Peringatan Mayday 2026, Berikan Bantuan SIM kepada Buruh

Tanah Laut – Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) Tahun 2026 di Kabupaten Tanah Laut, Senin (4/5), bertempat di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Ir. Ulil Amri Bahtiar, ST., M.P., Kepala DPD KSBSI Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala DPC KSPSI Kabupaten Tanah Laut, serta perwakilan buruh dari berbagai sektor di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Peringatan Mayday Tahun 2026 berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan santunan kematian (JKM) kepada ahli waris sebagai bentuk kepedulian terhadap para pekerja. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Tanah Laut sebagai simbol rasa syukur dan penghargaan kepada para buruh.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ia menilai momentum Hari Buruh Internasional ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan para pekerja.

Sebagai bentuk dukungan dan kepedulian kepada para buruh, Polres Tanah Laut turut memberikan bantuan berupa SIM kepada perwakilan buruh yang hadir. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menjadi wujud perhatian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya kalangan pekerja.

“Melalui momentum Mayday ini, kami berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara buruh, pemerintah, dan Polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut,” ujar Wakapolres.

Polsek Jorong Ungkap Kasus Perbuatan Curang dan Penggelapan, Korban Rugi Rp78 Juta

Tanah Laut – Polsek Jorong, Polres Tanah Laut, berhasil mengungkap perkara tindak pidana perbuatan curang dan/atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 492 dan/atau Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Peristiwa tersebut diketahui pada Jumat, 1 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WITA, di Desa Karang Rejo RT 016/005, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.

Korban dalam kasus ini adalah NR, seorang karyawan swasta yang berdomisili di Kecamatan Jorong. Sementara itu, terduga pelaku berinisial AY, yang juga merupakan warga Kabupaten Tanah Laut.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, S.H., M.H., menerangkan bahwa kasus ini bermula dari adanya transaksi jual beli sapi antara korban dan pelaku sejak tahun 2023 hingga 2025. Pada awalnya, korban membeli sapi milik pelaku secara bertahap hingga tiga ekor. Sapi tersebut diakui sebagai milik pelaku dan sempat dilihat langsung oleh korban di kandang milik pelaku.

“Namun pada transaksi berikutnya, pelaku kembali menawarkan sapi berupa satu indukan beserta anaknya yang masih menyusui serta satu indukan sapi hamil tua. Kesepakatan dituangkan dalam kwitansi sebagai dua indukan sapi dan dua anak sapi. Saat itu korban sempat melihat sapi di kebun sawit milik orang lain, yang kemudian diketahui bahwa sapi tersebut bukan milik pelaku, melainkan milik pihak lain. Pelaku dengan sengaja memberikan keterangan yang tidak benar,” jelas Kapolsek.

Lebih lanjut, pada transaksi berikutnya, korban kembali membeli dua indukan sapi yang diklaim dalam kondisi hamil tua. Namun kembali, sapi yang ditunjukkan ternyata bukan milik pelaku. Meski demikian, korban tetap mempercayai pelaku dengan sistem kerja sama, di mana sapi dititipkan kepada pelaku dan apabila dijual, hasilnya akan dibagi dua setelah dikurangi modal awal dari korban.

Tidak berhenti di situ, sekitar bulan Februari 2026, pelaku kembali menawarkan gadai dua bidang tanah kebun sawit kepada korban. Korban yang percaya kemudian menyetujui, namun setelah dilakukan pengecekan, tanah tersebut ternyata tidak ada atau bersifat fiktif.

Kecurigaan korban memuncak saat melakukan pengecekan ke kandang sapi milik pelaku pada Jumat, 2 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WITA. Saat itu, seluruh sapi yang sebelumnya diperjualbelikan sudah tidak berada di lokasi. Setelah dikonfirmasi, pelaku mengakui bahwa sapi-sapi tersebut telah dijual dan uangnya telah habis digunakan untuk membayar utang serta kebutuhan sehari-hari. Bahkan, sebagian dana tersebut digunakan untuk membeli satu unit mesin cuci.

“Begitu juga dengan uang hasil gadai tanah fiktif, telah habis digunakan oleh pelaku untuk kebutuhan pribadi,” tambah Kapolsek.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp78.050.000 (tujuh puluh delapan juta lima puluh ribu rupiah).

Saat ini, Polsek Jorong telah melakukan penanganan lebih lanjut terhadap perkara tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi jual beli maupun kerja sama, serta memastikan keabsahan objek yang diperjualbelikan guna menghindari tindak pidana serupa di kemudian hari.

Pemkab Tanah Laut Berikan Penghargaan kepada Satresnarkoba Polres Tanah Laut atas Ungkap Kasus Narkotika

Tanah Laut – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut memberikan penghargaan kepada Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanah Laut atas kerja keras dan dedikasinya dalam pengungkapan kasus tindak pidana narkotika selama Triwulan I Tahun 2026 di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Satresnarkoba dalam mengungkap peredaran narkotika jenis sabu dengan total barang bukti mencapai 1.808,52 gram. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Tanah Laut dalam memberantas peredaran narkoba serta melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, dan disaksikan oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., pada pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Senin (4/5) pagi di Halaman Kantor Bupati Tanah Laut.

Dalam kesempatan tersebut, penghargaan yang diberikan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel, khususnya jajaran Satresnarkoba, untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh anggota serta dukungan dari masyarakat dan instansi terkait.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk Satresnarkoba, tetapi untuk seluruh jajaran Polres Tanah Laut. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba demi menjaga generasi muda dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ungkapnya.

Momentum pemberian penghargaan ini juga menjadi simbol sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam upaya bersama memerangi peredaran narkotika di Kabupaten Tanah Laut.

Dengan capaian tersebut, diharapkan Polres Tanah Laut dapat terus meningkatkan kinerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat dari ancaman bahaya narkotika.

Kapolres Tanah Laut Hadiri Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 dan Hardiknas 2026 di Halaman Kantor Bupati

Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy, menghadiri Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, pada Senin (4/5) pagi.

Kegiatan yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Tanah Laut tersebut dimulai pukul 07.45 WITA hingga selesai. Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Ketua PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Direktur RSUD, jajaran Puskesmas, serta perwakilan sekolah se-Kabupaten Tanah Laut.

Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, yang dalam amanatnya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Tema ini mencerminkan komitmen dalam memperkuat peran daerah sebagai motor penggerak pembangunan nasional melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, kemandirian daerah, serta inovasi dalam tata kelola pemerintahan.

Sementara itu, peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 mengangkat tema “Menguatkan Partisipasi Alam Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”, yang menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan, dengan memanfaatkan potensi lingkungan sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Kehadiran Kapolres Tanah Laut bersama Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut merupakan wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah daerah, khususnya dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif guna menunjang keberhasilan pembangunan dan dunia pendidikan.

Selain itu, momentum ini juga menjadi sarana mempererat sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Tanah Laut yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat, diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan amanat Inspektur Upacara, serta diakhiri dengan doa bersama. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat nasionalisme dan komitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pendidikan di Tanah Laut.

Polisi di Tanah Laut Turun ke Lahan, Tanam Jagung untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Tanah Laut — Keterlibatan aparat kepolisian dalam mendukung sektor pertanian kembali terlihat di Kabupaten Tanah Laut. Wakapolsek Pelaihari, IPTU Madansyah, bersama Bhabinkamtibmas turun langsung ke lahan pertanian untuk melaksanakan kegiatan tanam jagung di wilayah Desa Bajuin, Kecamatan Pelaihari. Senin (04/05).

Kegiatan tersebut berlangsung di lahan milik Polri yang berlokasi di Jalan Raya Bajuin RT 06 RW 03, dengan luas sekitar satu hektar. Lahan tersebut digarap oleh petani lokal, Ngadiyo, yang tergabung dalam Kelompok Tani Sekawan.

Dalam suasana kerja yang sederhana namun penuh semangat, aparat kepolisian dan petani bahu-membahu melakukan penanaman jagung sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional. Kehadiran polisi di tengah aktivitas pertanian ini mencerminkan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya para petani.

IPTU Madansyah menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk membantu petani, tetapi juga sebagai bentuk nyata komitmen Polri dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada para petani. Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional, dan Polri siap berperan aktif dalam setiap prosesnya, mulai dari penanaman hingga panen,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara aparat dan kelompok tani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.

Program pemanfaatan lahan Polri untuk pertanian ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mengoptimalkan aset yang ada, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Dengan luas lahan satu hektar, penanaman jagung ini diharapkan dapat memberikan hasil yang maksimal dan berkontribusi terhadap pasokan pangan di wilayah Tanah Laut.

#swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Fasilitas Pengering Jagung di Jorong Terbengkalai, Polsek Jorong Soroti Dampak bagi Petani

Tanah Laut - Aparat kepolisian dari Polsek Jorong melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi mesin pengering (dryer) jagung yang berada di Rt. 23 Dusun Sukorejo, Desa Sabuhur. Fasilitas yang dikelola oleh Suyono tersebut kini dilaporkan dalam kondisi rusak parah dan tidak lagi dapat digunakan. Senin (04/05).

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, mesin dryer yang merupakan pengadaan tahun 2015 itu telah lama terbengkalai. Upaya perbaikan sempat dilakukan pada tahun 2022, namun tidak membuahkan hasil, sehingga hingga saat ini alat tersebut tetap tidak berfungsi.

Kerusakan yang terjadi tergolong serius, meliputi mesin pembakaran yang sudah tidak dapat dioperasikan, sistem rolling yang rusak akibat korosi, serta rel pemutar yang mengalami kerusakan berat. Kondisi ini menyebabkan fasilitas yang sebelumnya diharapkan mampu mendukung proses pascapanen petani jagung tidak lagi memberikan manfaat.

Pihak pengelola telah melaporkan kondisi tersebut kepada Dinas Pertanian setempat dengan harapan adanya tindak lanjut berupa perbaikan atau penggantian alat. Namun hingga saat ini, mesin tersebut masih belum mendapatkan penanganan.

Kapolsek Jorong dalam keterangannya menegaskan bahwa keberadaan fasilitas pengering jagung sangat penting dalam menjaga kualitas hasil panen petani, terutama saat musim panen raya.

“Kami sangat menyayangkan kondisi dryer yang sudah tidak dapat difungsikan ini. Padahal fasilitas ini memiliki peran strategis dalam membantu petani menjaga kualitas dan nilai jual hasil panen jagung. Kami berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah terkait agar alat ini dapat segera diperbaiki atau diganti,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan monitoring terhadap sarana pendukung pertanian di wilayahnya sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan tidak berfungsinya mesin tersebut, para petani di Desa Sabuhur kini harus mencari alternatif lain untuk proses pengeringan jagung, yang berpotensi meningkatkan biaya produksi dan menurunkan kualitas hasil panen.

#swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Sabtu, 02 Mei 2026

Dryer Bantuan Pemerintah di Desa Tanjung Rusak, Polsek Pelaihari Harap Segera Diperbaiki Dukung Petani Jagung

Tanah Laut - Personel Polsek Pelaihari melakukan pengecekan terhadap fasilitas pengering (dryer) yang berlokasi di RT 7 RW 3, Desa Tanjung, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut. Dryer tersebut diketahui dikelola oleh Arifin dan merupakan bantuan dari pemerintah yang diperuntukkan untuk mendukung kegiatan pertanian masyarakat setempat. Minggu (03/05).

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi dryer saat ini dalam keadaan rusak sehingga tidak dapat difungsikan. Kerusakan tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas petani, khususnya dalam proses pengeringan hasil panen jagung yang sangat bergantung pada alat tersebut.

Padahal, keberadaan dryer sangat penting untuk membantu menurunkan kadar air jagung secara optimal, menjaga kualitas hasil panen, serta meningkatkan nilai jual di pasaran. Tanpa alat pengering yang memadai, petani berisiko mengalami kerugian, terutama saat kondisi cuaca tidak mendukung proses pengeringan secara alami.

Kapolsek Pelaihari dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Pelaihari. “Kami berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah terkait untuk perbaikan dryer ini, sehingga dapat kembali beroperasi dan membantu para petani dalam proses pengeringan hasil panen jagung,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Polri akan terus berperan aktif dalam mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

#swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Polsek Pelaihari Cek Dryer Milik Warga di Sumber Mulia, Pastikan Berfungsi Optimal Dukung Petani

Tanah Laut - Personel Polsek Pelaihari melakukan pengecekan terhadap fasilitas pengering (dryer) milik warga, Supardi, yang berlokasi di Desa Sumber Mulia RT 12, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung sektor pertanian serta memastikan sarana pendukung produksi hasil tani tetap berfungsi optimal, Minggu (03/05).

Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa kondisi dryer dalam keadaan baik dan hingga saat ini masih aktif beroperasi. Keberadaan alat pengering tersebut sangat membantu petani, khususnya dalam proses pengeringan hasil panen jagung. Dengan menggunakan dryer, kadar air pada jagung dapat dikurangi secara maksimal sehingga kualitas hasil panen tetap terjaga, tidak mudah rusak, serta memiliki nilai jual yang lebih tinggi di pasaran.

Selain itu, proses pengeringan yang lebih cepat dan merata juga membantu petani menghindari kerugian akibat cuaca yang tidak menentu. Hal ini menjadikan dryer sebagai salah satu sarana penting dalam mendukung keberhasilan panen dan peningkatan kesejahteraan petani.

Kapolsek Pelaihari dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap sarana dan prasarana pertanian di wilayah hukumnya. “Kami dari Polsek Pelaihari berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam mendukung ketahanan pangan. Dengan memastikan fasilitas seperti dryer ini berfungsi dengan baik, diharapkan dapat membantu meningkatkan hasil pertanian masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi lokal,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam berbagai sektor kehidupan, guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Pelaihari.

#swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Jumat, 01 Mei 2026

Kaposko Ketahanan Pangan Polres Tanah Laut Cek Dryer Jagung, Pastikan Siap Dukung Hasil Panen Petani

Tanah Laut — Dalam upaya mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kualitas hasil panen, Kaposko Takisung Iptu Totok Sudarto melakukan pengecekan terhadap fasilitas pengering (dryer) jagung yang berada di RT 10 Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (02/05).

Dalam kegiatan tersebut, kondisi dryer yang berada di bawah pengelolaan Polsek Takisung dinyatakan dalam keadaan baik dan siap untuk dioperasikan. Keberadaan alat ini dinilai sangat penting dalam membantu para petani jagung, khususnya dalam proses pengeringan hasil panen agar memiliki kualitas yang lebih maksimal dan bernilai jual tinggi.

Iptu Totok Sudarto secara langsung meninjau kesiapan alat serta memastikan seluruh komponen berfungsi dengan optimal. Ia menegaskan bahwa penggunaan dryer dapat meminimalisir kerugian akibat kadar air yang tinggi pada jagung pascapanen.

“Dryer ini sangat membantu petani, terutama saat musim panen. Dengan proses pengeringan yang baik, kualitas jagung akan meningkat sehingga hasil yang diperoleh petani bisa lebih maksimal,” ujar Iptu Totok Sudarto.

Ia juga menambahkan bahwa Polri akan terus hadir mendukung masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong peningkatan kesejahteraan melalui sektor pertanian.

Dengan kesiapan fasilitas tersebut, diharapkan para petani di wilayah Takisung dapat memanfaatkan secara optimal guna menghasilkan produk jagung berkualitas dan berdaya saing.

#swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Kapolsek Bati-Bati Pantau Lahan Jagung, Panen Diprediksi Tiba dalam Hitungan Pekan

Tanah Laut — Dalam nuansa kepedulian terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, jajaran kepolisian sektor Bati-Bati melaksanakan pemantauan intensif terhadap lahan pertanian jagung milik warga binaan. Kegiatan ini berlangsung di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Sabtu (02/05).

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianoor, monitoring dilakukan pada lahan milik Sdri Titi Lisnani, SE yang merupakan bagian dari program pembinaan Polri terhadap sektor pertanian masyarakat/swasta. Lahan seluas kurang lebih 5 hektar tersebut saat ini ditanami jagung dengan usia tanaman mencapai sekitar 95 hari.

Dalam suasana yang tertib dan penuh keakraban, Kapolsek bersama personel meninjau kondisi tanaman yang tampak tumbuh subur dan siap memasuki masa panen dalam beberapa minggu ke depan. Kegiatan ini mencerminkan perhatian institusi kepolisian terhadap stabilitas pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

AKP Muhammad Afianoor menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pertanian merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Melalui pendampingan dan monitoring seperti ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan dan ketahanan pangan di wilayah,” ujarnya.

Dengan prospek panen yang semakin dekat, diharapkan hasil produksi jagung dari lahan tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi kebutuhan pangan lokal serta meningkatkan taraf hidup petani di wilayah Bati-Bati.

#swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut