Selasa, 09 Juni 2026

Polsek Pelaihari Pantau Jagung Usia 102 Hari di Lahan 10 Hektare, Siap Dukung Panen Ketahanan Pangan

TANAH LAUT — Menjelang masa panen, jajaran Polsek Pelaihari terus mengintensifkan monitoring terhadap lahan pertanian binaan Polri di wilayah Kecamatan Pelaihari. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan tanaman jagung yang dibudidayakan masyarakat berkembang secara optimal. Selasa (9/6).

Monitoring kali ini dilaksanakan oleh Aipda Rahmat selaku Bhabinkamtibmas Desa Kampung Baru pada lahan binaan Polri milik Kelompok Tani (Poktan) Suka Membangun. Lahan tersebut berada di Jalan Panyipatan Raya, Desa Sungai Riam, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Lahan jagung seluas 10 hektare itu saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 102 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan kondisi yang baik dan sebagian telah memasuki fase pematangan menjelang panen.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Rahmat melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman serta berkoordinasi dengan pengelola kelompok tani terkait perkembangan pertumbuhan jagung, kebutuhan perawatan, dan kesiapan menghadapi masa panen. Monitoring rutin dinilai penting untuk memastikan produktivitas lahan tetap terjaga hingga proses panen berlangsung.

Kapolsek Pelaihari, IPDA Karia Jaya, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam pendampingan sektor pertanian merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan yang menjadi program prioritas pemerintah.

“Polri melalui para Bhabinkamtibmas akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan dan motivasi kepada para petani. Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkala, kami berharap tanaman jagung dapat menghasilkan panen yang maksimal sehingga memberikan manfaat bagi petani dan mendukung ketersediaan pangan di daerah,” ujar IPDA Karia Jaya.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan lahan pertanian dalam skala besar seperti yang dilakukan Poktan Suka Membangun menjadi contoh positif bagi pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Tanah Laut. Dengan luas lahan mencapai 10 hektare dan usia tanaman yang telah memasuki 102 hari, hasil panen yang optimal diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan ketahanan pangan nasional.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Polsek Bati-Bati Monitoring Lahan Jagung 18 Hektare di Ujung Baru, Tanaman Masuki Usia Produktif

TANAH LAUT — Jajaran Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, terus melakukan pendampingan terhadap sektor pertanian melalui program lahan binaan Polri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Selasa (9/6).

Monitoring terbaru dilakukan oleh Aipda Imam Rohani Nazif selaku Bhabinkamtibmas Desa Ujung Baru terhadap lahan jagung binaan Polri milik Fadlan yang berlokasi di RT 02 Desa Ujung Baru, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut.

Lahan pertanian seluas 18 hektare tersebut saat ini ditanami jagung yang telah memasuki usia tanam sekitar 83 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman secara umum berkembang dengan baik dan memasuki fase pertumbuhan yang menentukan menjelang masa panen.

Dalam kegiatan monitoring, Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan kondisi tanaman sekaligus berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan, kebutuhan pemupukan, serta langkah antisipasi terhadap potensi gangguan yang dapat memengaruhi hasil produksi.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan personel Polri merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Polri berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk para petani, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan. Dengan luas lahan yang mencapai 18 hektare dan kondisi tanaman yang berkembang baik, kami berharap hasil panen nantinya dapat memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Ia menambahkan, keberhasilan sektor pertanian tidak terlepas dari kolaborasi antara petani, pemerintah, dan aparat di lapangan. Karena itu, Polsek Bati-Bati akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan lahan binaan Polri dapat menghasilkan panen yang optimal dan berkelanjutan.

Dengan usia tanaman yang telah mencapai 83 hari, lahan jagung milik Fadlan tersebut diharapkan mampu memberikan hasil panen yang maksimal serta menjadi salah satu contoh keberhasilan pengelolaan lahan pertanian di wilayah Kecamatan Bati-Bati.


#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

*Polsek Bati-Bati Pantau Perkembangan Jagung Usia 68 Hari di Desa Ujung, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan*

TANAH LAUT — Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian melakukan monitoring terhadap perkembangan tanaman jagung milik masyarakat guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal hingga masa panen. Selasa (9/8).

Kegiatan monitoring kali ini dilaksanakan oleh Aipda Yosef Besthari selaku Bhabinkamtibmas Desa Ujung di lahan milik Fahrudin yang berada di Desa Ujung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut.

Lahan jagung seluas 1 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 68 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman menunjukkan pertumbuhan yang baik dan terus mendapatkan perawatan dari pemilik lahan agar dapat menghasilkan panen yang maksimal.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Yosef Besthari melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman sekaligus berkoordinasi dengan petani terkait kebutuhan perawatan, pengendalian hama, serta kesiapan menghadapi masa panen mendatang.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan personel Polri merupakan bentuk komitmen dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional.

“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan dukungan kepada petani melalui kegiatan monitoring dan pendampingan di lapangan. Kami berharap tanaman jagung yang saat ini berkembang dengan baik dapat menghasilkan panen yang optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan program ketahanan pangan. Melalui monitoring yang dilakukan secara rutin, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Bati-Bati terus meningkat dan mampu berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan daerah.


#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Senin, 08 Juni 2026

Humanis dan Edukatif, Sat Lantas Polres Tanah Laut Sapa Pengendara serta Bagikan Imbauan Keselamatan

 


Tanah Laut - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, Sat Lantas Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan "Polantas Menyapa Masyarakat" di sejumlah titik strategis dalam Kota Pelaihari, Senin (9/6).

Kegiatan dilaksanakan di beberapa lokasi, yaitu Bundaran Kejaksaan, Bundaran Parit, Bundaran Balirejo, Bundaran PKK, dan Bundaran Pasar Lama, yang merupakan titik dengan aktivitas lalu lintas masyarakat yang cukup tinggi.

Melalui kegiatan ini, personel Sat Lantas menyapa langsung masyarakat dan para pengendara yang melintas sekaligus membagikan snack sebagai bentuk pendekatan humanis kepada pengguna jalan. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi mengenai kondisi dan tingkat kecelakaan lalu lintas serta mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Dalam penyampaian imbauannya, personel Sat Lantas mengingatkan pentingnya menggunakan helm berstandar SNI, mengenakan sabuk pengaman, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta selalu mematuhi rambu-rambu dan batas kecepatan yang telah ditetapkan.

Iptu Adhitya Dikav, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan Polantas Menyapa Masyarakat merupakan salah satu upaya preventif Sat Lantas Polres Tanah Laut dalam membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan yang edukatif, persuasif, dan humanis. 

“Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan semakin meningkat sehingga dapat menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tanah Laut” tutur Kasat Lantas.

Sat Lantas Polres Tanah Laut terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang memberikan edukasi serta menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas bagi seluruh pengguna jalan.

Perkuat Peran Pembinaan Masyarakat, Sat Binmas Polres Tanah Laut Gelar Pelatihan Internal

Tanah Laut - Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalisme personel di bidang pembinaan masyarakat, Sat Binmas Polres Tanah Laut melaksanakan Kegiatan Pelatihan Sat Binmas Tahun Anggaran 2026, Senin, (8/6), bertempat di Gedung Satya Brata Polres Tanah Laut.

Kegiatan pelatihan dibuka oleh PS. Kabag SDM Polres Tanah Laut AKP Arif Sujarwo bersama Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiono. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel Sat Binmas dalam melaksanakan tugas pembinaan, penyuluhan, dan pemberdayaan masyarakat secara profesional serta berorientasi pada pelayanan yang humanis.

Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber dari Sat Binmas Polres Tanah Laut, yaitu AKP Mujiono selaku Kasat Binmas, Aipda YK. Ari Wibowo, S.H. selaku PS. Kanit Binkamsa, Aipda Wahyu Rejeki Indah Sari N., S.H. selaku PS. Kanit Bhabinkamtibmas, Aipda Desy Triwulansari selaku PS. Kanit Bintibsos, dan Aipda M. Syaeful Hadi selaku PS. Kanit Binpolmas.

Adapun materi yang disampaikan meliputi Bintibsos Satbinmas Polri, Panduan Standar Kompetensi Khusus Bhabinkamtibmas, Satkamling, serta Peran, Tanggung Jawab, dan Kontribusi dalam Pembinaan Masyarakat. Materi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman personel dalam menjalankan fungsi preemtif melalui pendekatan kemitraan dengan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para narasumber yang berlangsung secara interaktif. Para peserta mengikuti pelatihan dengan antusias sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Sat Binmas.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Polres Tanah Laut dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya personel Sat Binmas, agar mampu menjalankan tugas pembinaan masyarakat secara profesional, humanis, dan adaptif terhadap perkembangan situasi kamtibmas.

"Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh personel Sat Binmas semakin memahami tugas dan fungsinya sebagai garda terdepan dalam membangun kemitraan dengan masyarakat. Kompetensi yang terus ditingkatkan akan mendukung pelaksanaan tugas pembinaan, penyuluhan, serta pemberdayaan masyarakat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut," ujar Kapolres.

Hadir di Tengah Masyarakat, Polsek Takisung Gelar Patroli KR2YD untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas

 


Tanah Laut - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Takisung Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KR2YD) di wilayah hukum Polsek Takisung, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Senin (8/6) malam.

Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Takisung, AKP Duki, bersama personel Polsek Takisung dengan menyasar sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, di antaranya Desa Takisung serta Objek Wisata Pantai Takisung.

Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga maupun para pengunjung objek wisata.

Selain melakukan pemantauan situasi, personel juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga barang berharga, serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas dan memperkuat sinergi antara kepolisian dengan masyarakat.

Kapolsek Takisung AKP Duki menegaskan bahwa kegiatan Patroli KR2YD akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen Polsek Takisung dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kecamatan Takisung.

Sat Polairud Polres Tanah Laut Gelar Klinik Apung, Berikan Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Pesisir


Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan warga pesisir, Sat Polairud Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Klinik Terapung (Klinik Apung) pada Selasa (9/6).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Marnit Sat Polairud Polres Tanah Laut, Desa Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, dengan melibatkan tenaga kesehatan Triana Silawati, S.Kep., Ners dari Puskesmas Bumi Makmur.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Sungai Rasau mendapatkan kesempatan untuk memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan dan pelayanan medis secara gratis. Tercatat sekitar 10 orang warga memanfaatkan fasilitas kesehatan yang disediakan dalam kegiatan tersebut.

Kasat Polairud Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menjelaskan bahwa Klinik Apung merupakan salah satu bentuk pelayanan humanis Polri yang bertujuan mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir dan perairan. 

“Selain memberikan pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat” Ungkap Kasat.

Masyarakat Desa Sungai Rasau menyambut kegiatan ini dengan antusias dan memberikan tanggapan positif atas penyelenggaraan Klinik Apung oleh Sat Polairud Polres Tanah Laut. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Melalui pelayanan kesehatan gratis ini, Sat Polairud Polres Tanah Laut menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan kontribusi nyata di bidang kemanusiaan dan pelayanan sosial.

Minggu, 07 Juni 2026

Polsek Takisung Pantau Tanaman Jagung Usia Dua Pekan di Lahan Binaan Polri, Dukung Produktivitas Pertanian Warga

TANAH LAUT — Jajaran Polsek Takisung terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan sektor pertanian di wilayah hukumnya. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan melaksanakan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Iswanto yang berlokasi di Jalan Mina Padi, Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Senin (8/6).

Kegiatan monitoring dilakukan oleh personel Polsek Takisung untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal sejak tahap awal penanaman. Lahan seluas 2 hektare tersebut saat ini ditanami jagung yang telah memasuki usia sekitar dua minggu.

Dari hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman jagung terpantau tumbuh dengan baik. Monitoring rutin dilakukan guna mengidentifikasi berbagai faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman, termasuk kondisi lahan, kebutuhan perawatan, hingga potensi gangguan hama dan cuaca.

Selain melakukan pengecekan langsung terhadap tanaman, personel Polsek Takisung juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan dan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga produktivitas tanaman hingga memasuki masa panen.

Kapolsek Takisung, AKP Duki, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

“Polri berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, khususnya para petani, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu petani mengoptimalkan hasil pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah,” ujar AKP Duki.

Ia menambahkan, keberhasilan sektor pertanian tidak terlepas dari sinergi antara petani, pemerintah, dan berbagai pihak terkait. Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkala, diharapkan tanaman jagung di lahan binaan Polri tersebut dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta perekonomian daerah. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Jelang Panen, Polsek Pelaihari Pantau Tanaman Jagung 95 Hari di Lahan Kelompok Tani Muda AmbunganJelang Panen, Polsek Pelaihari Pantau Tanaman Jagung 95 Hari di Lahan Kelompok Tani Muda Ambungan

PELAIHARI — Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Pelaihari, Polres Tanah Laut. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian melakukan pendampingan dan monitoring terhadap perkembangan tanaman jagung milik masyarakat. Senin (8/6).

Kali ini, Bripka Rahmat Hidayat selaku Bhabinkamtibmas Desa Ambungan melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Kelompok Tani (Poktan) Tani Muda yang diketuai Imam Khoiri. Lahan pertanian tersebut berlokasi di RT 05 RW 01 Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Tanaman jagung yang dibudidayakan di atas lahan seluas 5 hektare itu kini telah memasuki usia tanam sekitar 95 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman secara umum tumbuh baik dan mendekati masa panen.

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman tetap optimal sekaligus memperkuat koordinasi antara Polri dan kelompok tani dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan. Selain memantau kondisi tanaman, Bhabinkamtibmas juga berdialog dengan petani terkait perawatan tanaman serta kesiapan menghadapi masa panen.

Kapolsek Pelaihari, IPDA Karia Jaya, mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional.

“Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk para petani, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar IPDA Karia Jaya.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian. Dengan kondisi tanaman yang tumbuh baik pada usia 95 hari, lahan jagung Poktan Tani Muda diharapkan dapat menghasilkan panen yang optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Ambungan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Jamin Keamanan Umat Beribadah, Polres Tanah Laut Gelar Patroli dan Pengamanan Gereja serta Vihara

 


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli serta pengamanan di sejumlah tempat ibadah yang melaksanakan kegiatan keagamaan pada Minggu (7/6/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Polres Tanah Laut di beberapa lokasi tempat ibadah, yakni Gereja Santa Theresia yang berada di Jalan Parit Mas, Gereja Pantekosta di Jalan Parit Baru, Gereja Maranatha Angsau, serta Vihara Budha Sasana Pelaihari.

Pengamanan dan patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada jemaat yang melaksanakan ibadah, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar tempat ibadah.

Selain melaksanakan pengamanan, personel juga melakukan patroli dialogis dengan pengurus dan jemaat, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui personel yang bertugas menegaskan bahwa Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, termasuk dalam menjamin keamanan pelaksanaan kegiatan ibadah seluruh umat beragama.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh lokasi tempat ibadah terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel Polri mendapat apresiasi dari masyarakat dan jemaat yang merasa lebih nyaman dalam menjalankan ibadah.

Menjelang Hari Bhayangkara, Kapolres Tanah Laut Tekankan Zero Pelanggaran

Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Tanah Laut dalam kegiatan apel dan jam pimpinan yang dilaksanakan di lingkungan Polres Tanah Laut, Senin (8/6) pagi.

Dalam arahannya, Kapolres mengajak seluruh personel untuk senantiasa mensyukuri segala nikmat dan kebaikan yang masih diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Menurutnya, rasa syukur merupakan salah satu kunci untuk menciptakan kebahagiaan dalam kehidupan maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.

“Marilah kita selalu mengingat hal-hal baik yang masih diberikan Tuhan kepada kita. Dengan bersyukur, kita dapat menjalani tugas dengan lebih baik karena kebahagiaan berawal dari diri sendiri,” ujar Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga menekankan pentingnya memulai perubahan dan perbaikan dari hal-hal kecil. Disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan kerja harus dibangun melalui kebiasaan-kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Kapolres mengingatkan seluruh personel agar menjaga perilaku dan menghindari segala bentuk pelanggaran, sekecil apa pun. Ia meminta seluruh anggota untuk saling mengingatkan dan menjaga satu sama lain demi mempertahankan nama baik institusi Polri.

“Menjelang Hari Bhayangkara, jangan ada pelanggaran sekecil apa pun. Mari kita sama-sama saling mengingatkan agar tetap disiplin dan menjaga citra Polri di tengah masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan kegiatan audit. Untuk itu, seluruh satuan fungsi dan personel diminta segera mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan, baik administrasi maupun data pendukung lainnya, sehingga pelaksanaan audit dapat berjalan dengan lancar dan memperoleh hasil yang maksimal.

Melalui arahan tersebut, Kapolres berharap seluruh personel Polres Tanah Laut terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Panen Jagung di Panyipatan Capai 8 Ton, Polsek Panyipatan Terus Kawal Program Ketahanan Pangan

Tanah Laut, Kalimantan Selatan — Hasil menggembirakan ditunjukkan sektor pertanian di Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Lahan jagung milik Prasetyo di Desa Panyipatan yang menjadi bagian dari program pendampingan Polri berhasil memasuki masa panen dengan estimasi hasil mencapai sekitar 8 ton. Minggu (7/6).

Kegiatan monitoring panen dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Panyipatan, Aiptu Nyoto Suhantoro, sebagai bentuk pendampingan dan pengawasan terhadap lahan pertanian yang selama ini mendapatkan perhatian dari jajaran Polsek Panyipatan. Lahan seluas kurang lebih 1 hektare tersebut dinilai memiliki produktivitas yang cukup baik dan berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian petani setempat.

Di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, keterlibatan Polri melalui para Bhabinkamtibmas menjadi salah satu bentuk dukungan nyata di lapangan. Tidak hanya melakukan pengamanan, personel kepolisian juga aktif menjalin komunikasi dengan petani, memantau perkembangan tanaman, hingga mendampingi saat masa panen.

Kapolsek Panyipatan, IPTU Wanda Satriadi, mengatakan bahwa keberhasilan panen tersebut merupakan hasil kerja keras petani yang didukung oleh kolaborasi berbagai pihak.

“Panen ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan. Polri akan terus hadir memberikan pendampingan dan motivasi kepada para petani agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat. Kami berharap hasil yang diperoleh dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan mendorong semangat masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian,” kata IPTU Wanda Satriadi.

Menurutnya, keberhasilan panen jagung dengan estimasi hasil 8 ton dari lahan seluas 1 hektare tersebut menunjukkan bahwa potensi pertanian di wilayah Panyipatan masih sangat menjanjikan. Karena itu, pendampingan terhadap petani akan terus dilakukan guna memastikan keberlanjutan produksi pangan dan mendukung program swasembada pangan nasional.


#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut  

Polsek Bati-Bati Pantau Perkembangan Jagung di Lahan Binaan Polri, Tanaman Usia 70 Hari Tumbuh Optimal

Tanah Laut, Kalimantan Selatan — Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, melalui pendampingan dan monitoring lahan pertanian milik masyarakat. Kali ini, kegiatan monitoring dilakukan pada tanaman jagung di lahan milik Karnoto, warga Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (7/6).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bripka Febrian Anggara selaku Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang. Dalam pemantauan yang dilakukan, tanaman jagung yang berada di lahan seluas 3 hektare diketahui telah memasuki usia tanam sekitar 70 hari dan menunjukkan perkembangan yang baik.

Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap terjaga hingga memasuki masa panen. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi Polri untuk memberikan pendampingan kepada petani dalam mengelola lahan pertanian secara optimal guna meningkatkan hasil produksi.

Bripka Febrian Anggara turut berdialog dengan pemilik lahan terkait kondisi tanaman, kebutuhan perawatan, serta berbagai faktor yang dapat memengaruhi produktivitas pertanian. Pendekatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendukung sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa program pendampingan terhadap lahan pertanian masyarakat akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah.

“Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan yang dilakukan oleh para Bhabinkamtibmas, kami berharap tanaman jagung yang dikelola masyarakat dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan petani menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Dengan kondisi tanaman yang saat ini berkembang dengan baik di lahan seluas 3 hektare tersebut, diharapkan hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani serta berkontribusi terhadap ketersediaan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut  

Polsek Bati-Bati Monitoring Tanaman Jagung Usia 68 Hari di Desa Ujung, Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

Tanah Laut, Kalimantan Selatan — Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan monitoring sektor pertanian di wilayah binaannya. Kegiatan monitoring tanaman jagung kali ini dilaksanakan di lahan milik Biyani yang berada di Desa Ujung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (7/6).

Monitoring dilakukan oleh Aipda Yosef Besthari selaku Bhabinkamtibmas Desa Ujung. Dalam kegiatan tersebut, ia memantau kondisi tanaman jagung yang ditanam di lahan seluas 1 hektare dan saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 68 hari.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman berjalan optimal sekaligus memberikan dukungan kepada petani dalam menghadapi berbagai tantangan selama masa budidaya.

Selain memantau kondisi tanaman, Aipda Yosef Besthari juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman serta langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga produktivitas hingga memasuki masa panen.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pertanian merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Polri berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, termasuk para petani, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan. Kami berharap tanaman jagung yang saat ini berkembang dengan baik dapat menghasilkan panen yang optimal sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan turut mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan sektor pertanian. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Polsek Bati-Bati berharap produktivitas pertanian di wilayahnya terus meningkat dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut  

Jumat, 05 Juni 2026

Polsek Bati-Bati Monitoring Panen Jagung di Bentok Kampung, Potensi Hasil Capai 5 Ton per Hektare

Tanah Laut, Kalimantan Selatan — Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Bati-Bati melalui pendampingan terhadap para petani di wilayah binaannya. Salah satu kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Bentok Kampung, Aipda Tarji, yang melaksanakan monitoring panen jagung di lahan milik Yana di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (6/6).

Monitoring dilakukan untuk memastikan proses panen berjalan lancar sekaligus melihat hasil produktivitas lahan yang selama ini mendapatkan pendampingan dari Polri. Lahan jagung seluas 1 hektare tersebut diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 5 ton jagung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting ketahanan pangan. Selain memantau proses panen, Aipda Tarji juga berinteraksi dengan pemilik lahan untuk mengetahui perkembangan hasil pertanian serta kendala yang dihadapi selama masa tanam hingga panen.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk para petani, guna mendorong peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

“Pendampingan yang dilakukan personel di lapangan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami berharap hasil panen yang diperoleh petani dapat terus meningkat sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta mendukung ketersediaan pangan di daerah,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan petani menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberhasilan sektor pertanian. Dengan potensi hasil panen mencapai sekitar 5 ton dari lahan seluas 1 hektare, diharapkan keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi petani lainnya untuk terus mengembangkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Polsek Takisung Pantau Pertumbuhan Jagung di Lahan Binaan Polri, Tanaman Usia 60 Hari Tumbuh Subur

Tanah Laut, Kalimantan Selatan — Personel Polsek Takisung terus mengintensifkan pendampingan terhadap sektor pertanian melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri. Kali ini, pemantauan dilakukan di lahan milik Munadi yang berada di Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (6/6).

Lahan jagung seluas 3 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 60 hari. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, kondisi tanaman jagung terpantau tumbuh subur dengan perkembangan yang baik, sehingga diharapkan dapat menghasilkan panen yang optimal pada waktunya nanti.

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan sesuai harapan sekaligus sebagai bentuk pendampingan Polri kepada para petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Selain memantau kondisi tanaman, personel Polsek Takisung juga berdialog dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman dan kendala yang mungkin dihadapi selama masa budidaya.

Kapolsek Takisung, AKP Duki, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen mendukung program pemerintah guna memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara rutin, kami ingin memastikan tanaman jagung di lahan binaan Polri dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen. Polri akan terus hadir mendampingi para petani sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Takisung,” ujar AKP Duki.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya kelompok tani, menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberhasilan sektor pertanian. Dengan kondisi tanaman yang saat ini tumbuh subur, diharapkan lahan jagung binaan tersebut mampu memberikan hasil panen yang maksimal dan berkontribusi terhadap ketersediaan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Kamis, 04 Juni 2026

Semangat Gotong Royong, Polres Tanah Laut Gelar Korvey Sambut Hari Bhayangkara ke-80


Tanah Laut – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tanah Laut bersama seluruh Polsek jajaran melaksanakan kegiatan korvey atau kerja bakti serentak di lingkungan mako dan fasilitas umum di wilayah hukum masing-masing, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan korvey ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kenyamanan dan keindahan lingkungan kerja maupun fasilitas publik.

Personel Polres Tanah Laut dan Polsek jajaran tampak bergotong royong membersihkan halaman, saluran air, taman, serta area sekitar perkantoran dan tempat-tempat umum. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan penuh semangat sebagai wujud pengabdian Polri kepada masyarakat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa kegiatan korvey ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antar personel dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan budaya hidup bersih dan semangat gotong royong. Selain itu, kegiatan korvey juga menjadi bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang nyaman, sehat, dan tertata,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut.

Polsek Tambang Ulang Pantau Perkembangan Jagung 16 Hektare di Desa Kayu Abang, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Tanah Laut, Jajaran Polsek Tambang Ulang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan dan monitoring sektor pertanian di wilayah binaan. Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kayu Abang, Aipda Nur Yudi Agung Prasetyo, yang melaksanakan pemantauan tanaman jagung milik Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera Bersama di Desa Kayu Abang RT 03, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (5/6).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung yang berada di lahan binaan Polri seluas 16 hektare tetap tumbuh dengan baik menjelang masa panen. Saat ini, tanaman jagung tersebut telah memasuki usia sekitar 90 hari dan menunjukkan perkembangan yang cukup optimal.

Selain memantau kondisi tanaman, Aipda Nur Yudi Agung Prasetyo juga berinteraksi dengan para petani guna mengetahui berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

Kapolsek Tambang Ulang, IPTU Mangasa Siagian, mengatakan bahwa kegiatan monitoring tanaman pangan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui pendampingan dan monitoring yang dilakukan personel di lapangan, kami berharap para petani dapat memperoleh hasil panen yang maksimal sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan mendukung ketersediaan pangan,” ujar IPTU Mangasa Siagian.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri, kelompok tani, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Tambang Ulang. Dengan luas lahan mencapai 16 hektare dan kondisi tanaman yang terus dipantau, diharapkan hasil panen jagung nantinya dapat memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan daerah maupun nasional.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Polsek Batu Ampar Dampingi Panen Jagung 12 Ton di Gunung Melati, Wujud Dukungan Polri terhadap Ketahanan Pangan

Tanah Laut, - Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polri di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Personel Polsek Batu Ampar, AIPTU Agus Rahmadani, melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan milik Alex Priadi yang berlokasi di Desa Gunung Melati, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (5/6).

Lahan jagung seluas 2 hektare tersebut berhasil menghasilkan sekitar 12 ton jagung, atau rata-rata 6 ton per hektare. Hasil panen ini menjadi salah satu indikator positif keberhasilan budidaya jagung yang dilakukan petani bersama pendampingan dari Polri melalui program lahan binaan.

Dalam kegiatan tersebut, AIPTU Agus Rahmadani turut memantau proses panen sekaligus berdialog dengan petani mengenai kondisi tanaman dan hasil produksi yang diperoleh. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.

Kapolsek Batu Ampar, AKP Munadi, mengatakan bahwa keterlibatan personel Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.

“Kami terus mendorong personel Bhabinkamtibmas dan anggota di lapangan untuk aktif mendampingi masyarakat, khususnya para petani. Kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. Kami berharap hasil panen yang baik ini dapat menjadi penyemangat bagi petani lainnya untuk terus mengembangkan lahan pertanian secara optimal,” ujar AKP Munadi.

Melalui sinergi antara petani dan Polri, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Batu Ampar dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan serta peningkatan perekonomian masyarakat setempat. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Hasil Ops Antik Intan 2026, Kapolres Tanah Laut: 315,08 Gram Sabu yang Diamankan Berpotensi Selamatkan 7.850 Jiwa

 


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menggelar konferensi pers hasil pelaksanaan Operasi Antik Intan 2026 yang berlangsung selama periode 12 Mei 2026 hingga 25 Mei 2026. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat atas keberhasilan pengungkapan kasus narkotika di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Dalam operasi tersebut, Polres Tanah Laut bersama jajaran berhasil mengungkap sebanyak 23 kasus tindak pidana narkotika. Dari jumlah tersebut, 14 kasus merupakan hasil pengungkapan Satresnarkoba Polres Tanah Laut, sedangkan 9 kasus lainnya diungkap oleh Polsek jajaran dan Sat Polairud Polres Tanah Laut.

Dari seluruh kasus yang berhasil diungkap, petugas mengamankan sebanyak 28 tersangka yang terdiri dari 26 laki-laki dan 2 perempuan. Para tersangka diduga memiliki peran yang berbeda-beda dalam jaringan peredaran narkotika, mulai dari penyalahguna hingga pengedar.

Selain mengamankan para tersangka, petugas juga berhasil menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat bersih mencapai 315,08 gram. Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan dari berbagai kasus selama pelaksanaan Operasi Antik Intan 2026.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menjelaskan bahwa apabila narkotika jenis sabu tersebut beredar dan dikonsumsi dengan asumsi penggunaan 0,20 gram untuk lima orang, maka barang bukti yang berhasil diamankan diperkirakan dapat menyelamatkan sekitar 7.850 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen Polres Tanah Laut dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Kami akan terus melakukan penindakan tegas terhadap para pelaku demi melindungi masyarakat dan generasi muda dari bahaya narkoba,” tegas Kapolres.

Pada kesempatan yang sama, Polres Tanah Laut juga melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu hasil pengungkapan kasus tersebut. Dari total barang bukti sabu seberat 315,08 gram yang disita, sebanyak 305,08 gram dimusnahkan. Sementara sisanya telah disisihkan untuk kepentingan uji laboratorium serta pembuktian dalam proses persidangan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pemusnahan barang bukti dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam penegakan hukum yang transparan dan akuntabel, serta untuk memastikan barang bukti narkotika tidak disalahgunakan kembali.

Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa apabila dinominalkan, nilai ekonomis barang bukti narkotika jenis sabu yang berhasil diamankan tersebut diperkirakan mencapai Rp390.000.000,- (tiga ratus sembilan puluh juta rupiah).

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memerangi peredaran narkotika dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba.

“Dengan keberhasilan Operasi Antik Intan 2026 ini, Polres Tanah Laut menegaskan komitmennya untuk terus melakukan upaya pencegahan, pemberantasan, dan penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana narkotika guna mewujudkan Kabupaten Tanah Laut yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba” tegas Kapolres.

Polsek Bati-Bati Rutin Laksanakan Patroli dan Monitoring Ketersediaan BBM di SPBU


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga stabilitas distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah hukum Polsek Bati-Bati, personel Polsek Bati-Bati secara rutin melaksanakan patroli dan monitoring di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Seperti yang dilaksanakan pada Kamis (4/6/2026) mulai pukul 10.00 Wita, personel Polsek Bati-Bati melakukan patroli dan monitoring di SPBU Nusa Indah yang berada di Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi BBM kepada masyarakat, memantau ketersediaan stok BBM, serta mengantisipasi terjadinya antrean panjang, penimbunan, maupun penyalahgunaan distribusi BBM yang dapat merugikan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengecekan situasi di area SPBU, berkoordinasi dengan pihak pengelola, serta memantau aktivitas pengisian BBM guna memastikan seluruh proses berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Kapolsek Bati-Bati AKP Afiannor, menegaskan bahwa kegiatan patroli dan monitoring SPBU akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kecamatan Bati-Bati.

“Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Kehadiran anggota di lapangan juga bertujuan untuk mencegah potensi gangguan keamanan maupun penyimpangan dalam pendistribusian BBM,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di SPBU Nusa Indah terpantau aman dan kondusif. Stok BBM tersedia dalam kondisi cukup, aktivitas pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar, serta tidak ditemukan adanya antrean maupun gangguan kamtibmas.

Kapolres Tanah Laut Pimpin Anev Gelar Operasional April–Mei 2026


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memimpin pelaksanaan kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Gelar Operasional Bulan April 2026 dibandingkan dengan Bulan Mei 2026 yang berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, serta para Kapolsek jajaran Polres Tanah Laut.

Dalam kegiatan Anev tersebut, masing-masing Kabag, Kasat, Kasi, dan Kapolsek jajaran memaparkan hasil pelaksanaan tugas dan capaian kinerja selama periode bulan Mei 2026 serta membandingkannya dengan capaian pada bulan April 2026. Paparan meliputi berbagai aspek, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), penegakan hukum, pelayanan publik, kegiatan preventif dan preemtif, hingga capaian program prioritas Polri di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Melalui forum evaluasi ini, seluruh satuan fungsi dan jajaran Polsek menyampaikan perkembangan situasi kamtibmas, hambatan yang dihadapi di lapangan, serta langkah-langkah strategis yang telah dan akan dilakukan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K.,  menekankan pentingnya evaluasi secara berkala sebagai sarana untuk mengukur efektivitas pelaksanaan tugas serta meningkatkan kinerja organisasi. Ia meminta seluruh personel dan jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme, responsivitas, dan sinergitas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan Anev ini kita dapat mengetahui capaian yang telah diraih, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan ke depan. Saya berharap seluruh jajaran terus bekerja secara maksimal, menjaga soliditas, dan berinovasi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut,” ujar Kapolres.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan interaktif, di mana setiap satuan fungsi dan Polsek jajaran diberikan kesempatan untuk memaparkan capaian serta berdiskusi mengenai strategi peningkatan kinerja pada periode berikutnya.

Rabu, 03 Juni 2026

Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang Pantau Pertumbuhan Jagung Binaan Polri, Wujud Dukungan

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung pada lahan masyarakat/swasta binaan Polri milik Sdr. Karnoto di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (4/6).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung yang ditanam di lahan seluas 3 hektare tersebut berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung yang saat ini berusia 25 hari menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dan dalam kondisi terawat.

Selain memantau kondisi tanaman, Bripka Febrian Anggara juga berinteraksi dengan pemilik lahan guna mengetahui perkembangan budidaya, kebutuhan petani, serta memberikan motivasi agar terus menjaga dan merawat tanaman hingga masa panen nanti.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap sektor pertanian dan upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

“Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan yang dilakukan secara rutin oleh Bhabinkamtibmas, kami berharap para petani semakin termotivasi dalam mengelola lahannya. Polri hadir untuk memberikan dukungan dan memastikan program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polsek Bati-Bati dalam membangun sinergi dengan masyarakat, khususnya para petani, guna mendorong peningkatan produksi pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

 #swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Polsek Kurau Intensif Pantau Lahan Jagung Binaan Polri, Tanaman Siap Hadapi Masa Panen

Tanah Laut – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Tanah Laut. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Maluka Baulin, Aipda Andi, melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Bapak Safrudin yang berlokasi di RT 04 Desa Maluka Baulin, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (04/6).

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Andi melakukan pengecekan langsung terhadap perkembangan tanaman jagung yang ditanam di atas lahan seluas 5 hektare. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung yang telah memasuki usia produksi sekitar 112 hari menunjukkan pertumbuhan yang baik dan berada dalam kondisi yang cukup optimal menjelang masa panen.

Selain melakukan monitoring, Bhabinkamtibmas juga berdialog dengan pemilik lahan untuk mengetahui kondisi tanaman, kebutuhan petani, serta kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pendampingan kepada para petani guna mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Kapolsek Kurau, IPTU Bambang Hariansyah, mengatakan bahwa kegiatan monitoring secara rutin dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional.

“Kami terus mendorong dan mendampingi para petani melalui peran Bhabinkamtibmas di desa binaan. Dengan pemantauan yang berkelanjutan, diharapkan setiap kendala yang dihadapi petani dapat segera diketahui dan dicarikan solusi bersama, sehingga hasil panen dapat lebih optimal serta mampu mendukung ketahanan pangan masyarakat,” ujar IPTU Bambang Hariansyah.

Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Kurau terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani serta ketahanan pangan daerah. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Selasa, 02 Juni 2026

Sat Samapta Polres Tanah Laut Gelar Patroli Dialogis, Perkuat Harkamtibmas Di Wilayah Hukum Polres Tanah Laut

 


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Kegiatan patroli ini dilaksanakan dengan menyasar sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti kawasan pertokoan, objek vital, perkantoran, fasilitas umum, serta tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi gangguan Kamtibmas.

Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta tidak hanya melakukan pemantauan situasi keamanan, tetapi juga berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, petugas keamanan, pedagang, maupun warga yang ditemui di sepanjang rute patroli. Melalui dialog yang dilakukan, petugas menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Personel patroli juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi, menyampaikan bahwa kegiatan Patroli Dialogis merupakan salah satu upaya preventif kepolisian dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Melalui patroli dialogis ini, kami ingin memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif, sekaligus mendengar secara langsung masukan maupun informasi dari masyarakat terkait kondisi keamanan di lingkungan mereka,” ujarnya.

Dengan kehadiran personel Polri di tengah masyarakat, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Tanah Laut.


Bhabinkamtibmas Desa Ambungan Lakukan Pendampingan Penyaluran Bantuan Pangan Kepada 152 Keluarga Penerima Manfaat

 


Tanah Laut – Bhabinkamtibmas Desa Ambungan, Bripka Rahmat H., melaksanakan pendampingan kegiatan penyaluran dan pembagian bantuan pangan pemerintah berupa beras Bulog dan minyak goreng kepada warga Desa Ambungan yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM), bertempat di Kantor Desa Ambungan, Jalan A. Yani RT. 03/01, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (1/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan program bantuan dari Kementerian Ketahanan Pangan melalui Perum Bulog dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 152 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan berupa beras Bulog sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter untuk masing-masing penerima.

Bripka Rahmat H. selaku Bhabinkamtibmas Desa Ambungan hadir untuk melakukan pendampingan sekaligus monitoring guna memastikan proses penyaluran bantuan berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan tepat sasaran. Selain itu, kehadiran Bhabinkamtibmas juga sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bripka Rahmat H. turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar memanfaatkan bantuan yang diterima dengan baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan proses penyaluran bantuan dapat berlangsung secara transparan dan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Wakapolres Tanah Laut Ikuti Apel Kesiapsiagaan Karhutla Tahun 2026 Di Kabupaten Tanah Laut

Tanah Laut – Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H. menghadiri dan mengikuti Apel Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Kabupaten Tanah Laut yang digelar di Halaman Pertasi Kencana Kabupaten Tanah Laut, Rabu (3/6/2026).

Apel kesiapsiagaan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto selaku pembina apel dan dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda serta instansi terkait sebagai bentuk sinergitas dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Wakil Bupati Tanah Laut Muhammad Zazuli, S.H., unsur Forkopimda Kabupaten Tanah Laut, para Kepala SKPD Kabupaten Tanah Laut, Camat se-Kabupaten Tanah Laut, Ketua PMI Kabupaten Tanah Laut, Ketua REDKAR Kabupaten Tanah Laut, pimpinan perbankan di antaranya Bank Kalsel, BRI, BSI dan Bank Mandiri Cabang Pelaihari, serta tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto menekankan pentingnya kesiapan seluruh unsur pemerintah, TNI-Polri, relawan, dunia usaha, dan masyarakat dalam melakukan langkah-langkah pencegahan serta penanganan dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Upaya deteksi dini, patroli rutin, edukasi kepada masyarakat, serta koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam meminimalisir terjadinya Karhutla.

Kehadiran Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H. S.I.K., M.H. dalam apel tersebut menunjukkan komitmen Polres Tanah Laut untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Melalui Apel Kesiapsiagaan Karhutla Tahun 2026 ini, diharapkan seluruh personel dan instansi yang terlibat semakin siap dalam menghadapi potensi bencana Karhutla, sehingga dapat menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan di Kabupaten Tanah Laut.

Polsek Pelaihari Laksanakan Tanam Perdana Jagung di Lahan Binaan Polri Seluas 8 Hektar

Tanah Laut – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Polsek Pelaihari melaksanakan kegiatan tanam perdana jagung di lahan binaan Polri milik Bapak Nazaruddin yang berlokasi di RT 03/02, Desa Panggung Baru, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (3/6).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bripka Rahmat Hidayat, selaku Bhabinkamtibmas Desa Panggung Baru, bersama pemilik lahan dan masyarakat setempat. Lahan yang digunakan untuk budidaya jagung memiliki luas sekitar 8 hektar dan diharapkan mampu memberikan hasil panen yang optimal guna mendukung ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Tanam perdana ini menjadi langkah awal dalam pemanfaatan lahan produktif yang dibina oleh Polri sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani. Selain melakukan pendampingan, Polri juga terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara maksimal demi mendukung program swasembada pangan.

Kapolsek Pelaihari, Ipda Karia Jaya, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Melalui kegiatan tanam perdana ini, kami ingin memberikan motivasi kepada para petani agar terus mengembangkan sektor pertanian yang produktif. Polri akan terus hadir mendampingi dan mendukung masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat serta meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Tanah Laut,” ujar Kapolsek.

Dengan dimulainya penanaman jagung di lahan seluas 8 hektar tersebut, diharapkan hasil yang diperoleh nantinya dapat memberikan kontribusi positif bagi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif yang berkelanjutan di Kecamatan Pelaihari. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut